Begini Cara Mengenali Domba Garut yang Asli

Helatan Adu Domba di Garut. (Foto : Iban Sya'ban)

Popularitas domba asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, memang tidak diragukan lagi. Domba Garut terkenal sangat gagah tatkala dipertarungkan di ajang adu ketangkasan domba. Selain itu, domba Garut juga memiliki ciri khas yang menonjol di bagian tanduk dan lehernya yang memiliki bulu panjang menyerupai surai singa jantan.

Namun seiring perkembangan zaman, ternyata kini Garut mengalami krisis domba-domba petarung unggul. Hal tersebut terjadi akibat di Garut sudah jarang  peternak domba yang memiliki bibit domba garut yang unggul. Karena domba garut unggul yang baru lahir akan dijual ketika lepas disusui. 

Penasihat Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kab. Garut, Yudi Nugraha, mengatakan, banyak indukan domba garutunggul yang kini malah berada di luar daerah Garut

"Sebetulnya domba garut kan budaya yang dimiliki Kabupaten Garut. Kami sangat heran domba garut kan sejatinya adalah kepunyaan orang Garut. Tetapi mengapa bibitnya kini kebanyakan berada di luar Garut," katanya. 

Faktor ekonomi menjadi alasan kuat bagi para peternak domba menjual bibit domba garut unggul ke luar daerah. Para peternak juga biasanya menjual indukannya. Karena seekor indukan domba garut unggul bisa dibandrol lebih dari Rp 50 juta. 


Pernyataan tersebut diperkuat dengan data yang dimiliki  Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat. Jumlah domba di seluruh Jawa Barat pada tahun 2014 mencapai 11,6 juta ekor. Dari jumlah sebanyak itu, Kabupaten Garut justru berada di urutan ketiga populasi domba terbanyak dengan jumlah 1,4 juta ekor. Jauh di bawah peringkat satu dan dua yang diisi Kabupaten Karawang dengan populasi 2,8 juta ekor, dan Kabupaten Purwakarta dengan populasi domba mencapai 2,2 juta ekor.

Domba garut atau Ovies Aries,merupakan domba dari keturunan  jenis  domba lokal priangan yang dikawin silangkan dengan domba merino yang dibawa masuk ke Indonesia oleh Belanda pada masa kolonial.

Domba yang berasal dari Kabupaten Garut memiliki postur tubuh tegap dan gagah. Domba garut jantan yang berusia dua tahun, rata-rata memiliki berat badan 40-90 kg, sedangkan untuk domba betina, bobotnya bisa mencapai 35-50 kg.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Garut, Budi Gangan, mengatakan,  sisi unik domba garut,  jika dua domba garut  dibandingkan dan terlihat memiliki ukuran tubuh yang sama, tetap memiliki selisih jauh berat dagingnya ketika disembelih.

"Jika dua domba Garut disandingkan,  dan terlihat sama ukurannya, akan tetap berbeda bobot dagingnya ketika disembelih,  itulah keunikan laindomba dari Garut," tegasnya.

Domba Garut juga memiliki ciri-ciri khusus. Di bagian leher domba ini,  bulunya dibiarkan tumbuh panjang sehingga menyerupai surai singa.

Ciri khas lain terdapat pada tanduknya yang memiliki bentuk yang melengkung dan lebih besar,  dari jenis domba lain pada umumnya.

Leang, ngabendo, gayor dan golong tambang, merupakan empat jenis tanduk domba Garut yang sangat disukai di kalangan pecinta domba Garut. (Tim Kami)

Editor : (Kim/Ron)



Catatan : Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Komunikai Politik di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Garut. Dosen Pengampu : Yandi Hermawandi S.Sos., M.Si.

Foto : Net

Komentar